Muhammad Machrush Cania Putra. (Foto: dok. pribadi)
Senin, 01 Juli 2013
Persiapkan Faktor "X"
TINGGAL hitungan hari, ujian nasional (UN) akan segera dilaksanakan. Seluruh siswa menyambutnya dengan penuh antusiasme dan harapan karena bisa jadi ini adalah salah satu pintu menuju kehidupan dunia nyata yang penuh dengan tantangan dan kenyataan. Banyak persiapan yang selalu dilakukan seperti belajar intensif hingga aktif mengikuti bimbingan belajar (bimbel) untuk mempersiapkan semua itu. Gelar siswa pun tidak terasa sudah di ambang batas.
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/13/367/790920/persiapkan-faktor-x
Jumat, 12 April 2013
Perubahan Warna Langit Ketika Waktu Sholat Tiba
. Waktu Sholat Subuh
Jika kita sering memperhatikan waktu selepas shubuh, apalagi menjelang siang, langit seringkali berwarna biru yang diselingi dengan merah (oranye) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang akan terbit.
Dalam Islam, tidur setelah shubuh sangat dilarang karena akan ketinggalan rezeki. Seperti Sabda Rasulullah : “Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya,” (HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih At-Targhiib waTarhiib no, 1693)
Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah karana warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid kita lemah, kita akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.
Pada waktu shubuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh.
Jadi warna biru muda atau waktu shubuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rezeki dan komunikasi.
Mereka yang kerap tertinggal waktu shubuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama-kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki. Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur dalam arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Di sini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.
Bermulanya saat azan shubuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat shubuh sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.
2. Waktu Sholat Dzuhur
Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunah Senin dan Kamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.
Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.
3. Waktu Sholat Ashar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oranye, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.
Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar dipakai buat tidur.
4. Waktu Sholat Magrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini alias menjalankan sholat Maghrib dulu.
Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah Anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.
5. Waktu Sholat Isya
Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fasa kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.
Mereka yang kerap ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan relaks atau istirahat. Allohu alam bi shawwab.
-Neo Helmy Latief-
sumber :http://www.islamind.com/2013/01/perubahan-warna-langit-ketika-waktu.html
Solehah
Pantulan bayangan ku menghalangi pandangan ini
Menahanku menikmati pohon kelapa itu
Di depan jendela aku berdiri
Melihat ia menari bergoyang terhembus angin lalu
Wahai nona siapa nona?
Paras indan berselimut kain
Menelan semua ombak dunia yang fana
Luna maya apakah mungkin
Dia biru aku yang hitam
Mulai subuh hingga tenggelam
Aku malu akulah hitam
Mengecat cepat buruk kelam hitam yang mengecam
Selasa, 19 Maret 2013
postingan online pertama media :)
wkwkwkwkwk...
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/16/367/776883/ketenangan-dalam-keperihan-akhir-bulanhttp://kampus.okezone.com/read/2013/03/16/367/776883/ketenangan-dalam-keperihan-akhir-bulan
Ketenangan dalam Keperihan Akhir Bulan
Minggu, 17 Maret 2013 11:48 wib
-
Browser anda tidak mendukung iFrame
Menjadi mahasiswa merupakan pilihan yang berat. Belajar dan berprestasi merupakan agenda wajib yang selalu diusahakan. Dengan memilih menjadi mahasiswa, kita telah meninggalkan kesempatan-kesempatan berharga seperti bekerja dan sebagainya. Akibatnya, kita pun tidak berpenghasilan. Jadi alangkah ruginya bila pilihan sebagai mahasiswa ini tidak kita maksimalkan.
Sebagai mahasiswa yang tidak bekerja, pastilah kita menggantungkan diri pada kiriman dari orangtua maupun penyokong lainnya, seperti beasiswa. Baik kiriman uang maupun beasiswa biasanya diberikan saat awal bulan. Rutinitas ini mengakibatkan sindrom galau di akhir bulan, ketika ketebalan dompet sudah tidak bisa mengganjal kebutuhan dan keinginan yang begitu tidak terbatas. Biasanya ditandai dengan mulainya menghindari kafe dan beralih pada warung kopi.
Berbagai solusi seperti meminjam uang ke sana ke mari dan meminta uang tambahan atau sekedar meminta percepatan kiriman dengan berbagai alasan yang meyakinkan adalah agenda wajib sebagian mahasiswa. Ya, mungkin dengan mengambil moto “gali lubang tutup lubang” keuangan dirasa tidak masalah bagi beberapa mahasiswa. Padahal, moto ini pada sebagian mahasiswa sering kali menjadi cara yang sangat menyesatkan. Terlebih ketika ternyata lubang yang kita gali terlalu dalam dan tak cukup dana untuk menutup lubang sebelumnya. Kondisi inilah yang biasanya memicu keterampilan negosiasi mahasiswa terutama dalam membayar utang dan kos atau kontrakan rumah.
Pada prinsipnya ketenangan adalah kunci utama dalam menghadapi masalah. Dengan ketenangan kita dapat selalu berpikir positif tentang semua permasalahan yang timbul. Jika tenang, maka kita akan siap berargumen saat keadaan mendesak (saat penagihan untuk pembayaran kos dan utang), lebih rajin beribadah (mengharap rezeki), menjadi soleh dengan mengimbau untuk senantiasa bersedekah, dan banyak hal lainnya. Melaksanakan unsur-unsur ibadah seperti menjaga silaturahim juga bisa menjadi salah satu solusi. Mungkin dari kunjungan kita ke kerabat, kita bisa mendapat proyek bisnis, tambahan ide, kesenangan dan bahkan sekadar jamuan makan siang. Hal tersebut dapat terjadi karena kita akan mengingat kembali bahwa setiap makhluk hidup memiliki jatah rezekinya masing-masing yang dijamin sendiri oleh Tuhan. Lihat saja orangtua burung yang tidak sekolah ataupun bekerja di kantor dan menerima gaji masih tetap bisa bertahan hidup. Mereka selalu membawa makanan di sore hari untuk anak-anaknya di sarang. Jadi dengan ketenangan, segala masalah akan terasa mudah dan selalu dapat diatasi.
Ketenangan dalam menghadapi akhir bulan ditambah dengan kerja keras akan menghasilkan kesempatan besar. Karena dengan kesulitan kita akan berpikir dan dengan kerja keras hasil pemikiran akan tercapai.
situs yang rela nge-post :
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/16/367/776883/redirect
Sabtu, 16 Maret 2013
FITRI JATI
ketika itu kakiku beku
terperanga dalam kesan mendalam itu
kekuatan itu takan palsu
fitri indah tak meragu
mengapa keras jati ini
padahal fitri tak menanti
lama waktu beruraian terkunci dalam lemari
dengan kelembutan berselimutkan suci
pohon itu jati suci bertengger depan jendela
melampaui batas indah tak terduga
teman fuji di samping pintu kamarnya
fitri jati itulah kiranya
pengarang : M. Machrush Cania P.
terperanga dalam kesan mendalam itu
kekuatan itu takan palsu
fitri indah tak meragu
mengapa keras jati ini
padahal fitri tak menanti
lama waktu beruraian terkunci dalam lemari
dengan kelembutan berselimutkan suci
pohon itu jati suci bertengger depan jendela
melampaui batas indah tak terduga
teman fuji di samping pintu kamarnya
fitri jati itulah kiranya
pengarang : M. Machrush Cania P.
Langganan:
Postingan (Atom)